Allah telah menjanjikan manusia sebuah wahyu. Tinggal bagaimana keputusan manusia mau menjauh atau mendekat fitrah hakiki yang mereka miliki.
Ketika keputusannya ingkar lalu melawan fitrah hakiki, maka timbulah fitrah lain, yang Manusia salah anggap sebagai dasar yang melekat pada dirinya, padahal itu sebuah fitrah palsu.
Sayangnya, manusia mengedepankan ego, kemudian berbohong pada hati kecilnya. Sebuah justifikasi,
Pembenaran sebuah kesalahan dimana tak apa memaklumi dosa.
Mengingat-Nya adalah fitrah hakiki, sedangkan membiarkan diri kita jauh kepada-Nya adalah pembohongan fitrah hakiki.
Ketika keputusannya ingkar lalu melawan fitrah hakiki, maka timbulah fitrah lain, yang Manusia salah anggap sebagai dasar yang melekat pada dirinya, padahal itu sebuah fitrah palsu.
Sayangnya, manusia mengedepankan ego, kemudian berbohong pada hati kecilnya. Sebuah justifikasi,
Pembenaran sebuah kesalahan dimana tak apa memaklumi dosa.
Mengingat-Nya adalah fitrah hakiki, sedangkan membiarkan diri kita jauh kepada-Nya adalah pembohongan fitrah hakiki.
Komentar
Posting Komentar