Siang ini aku dipertemukan dengan anak kecil berbaju dekil
Mungkin sebaya dengan adikku yang paling bontot
Dua bocah pengamen jalan
Mereka bernyanyi soal cinta, kehidupan dan angan-angan.
Tau apa mereka soal itu semua?
Aku yakin hanya senandung belaka, agar banyak iba dan hati untuk mereka.
Bodohnya, mereka mencari nafkah di angkot kosong. Dimana hanya aku yang ada di dalamnya.
Bapak supir sudah mengusir mereka sedari tadi.
Tak ada uang receh, akhirnya selembar uang abu ku berikan saja
Hebat, Seharga ongkos angkutan umum dari kosan ke simpang atau simpang ke kampusku
Untuk membayar lagu yang tidak enak.
Dik, Seharusnya kamu disikapi bagaimana?
Jika diberi membuat tidak mandiri,
,makin senang minta
Jika tak diberi batin manusia mana yang tega?
Jadi apa?
Aku benar-benar bertanya, karena tidak tahu solusinya.
Komentar
Posting Komentar